Protes Membara: Tel Aviv dan Rafah dalam Sorotan Konflik Gencatan Senjata

88themovie.com – Sejumlah warga Tel Aviv melakukan demonstrasi pada Senin malam, menyerukan agar Israel menerima kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas dan menghentikan invasi di Rafah. Demonstran memblokir jalan-jalan di Ayalon, sambil membawa foto kerabat yang disandera oleh Hamas dan mendesak agar gencatan senjata segera tercapai.

Sementara itu, pemerintah Israel menolak proposal gencatan senjata yang diterima oleh Hamas, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa proposal tersebut tidak memenuhi tuntutan Israel. Keputusan untuk melanjutkan serangan ke Rafah di Gaza selatan diambil oleh kabinet perang Israel secara bulat.

Sebelum invasi dilakukan, pasukan Israel melakukan evakuasi warga Rafah, memindahkan mereka ke area Khan Younis. Meskipun rencana invasi Rafah sudah lama menjadi bagian dari strategi Netanyahu untuk menghancurkan Hamas, banyak pihak, termasuk Amerika Serikat, menentang langkah ini karena khawatir akan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang signifikan.

Agresi Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menelan lebih dari 34.000 korban jiwa, dengan mayoritas di antaranya adalah anak-anak dan perempuan. Invasi Rafah terjadi di tengah eskalasi konflik yang melanda wilayah tersebut, dengan serangan yang mengincar sejumlah target sipil, termasuk rumah sakit dan kamp pengungsian.

Kontroversi Penutupan Biro Al Jazeera oleh Israel

88themovie.com – Israel menutup biro Al Jazeera di wilayahnya setelah media tersebut dianggap oleh pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai ‘penghasut’ terkait pemberitaan agresi brutal Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Tindakan penggerebekan terhadap kantor Al Jazeera di Yerusalem Timur, yang direkam dan tersebar di media sosial, menunjukkan tindakan keras terhadap peralatan penyiaran.

Keputusan penutupan biro Al Jazeera diumumkan oleh PM Netanyahu melalui media sosial, yang kemudian diikuti dengan layar televisi yang menayangkan siaran Al Jazeera berubah menjadi kosong. Meskipun penutupan hanya berlaku di wilayah Israel, Al Jazeera masih terus menyiarkan peristiwa di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel, termasuk konflik antara Israel dan Hamas.

Kementerian Komunikasi Israel mengkonfirmasi penutupan kantor Al Jazeera di Yerusalem, penyitaan peralatan komunikasi, penghentian siaran jaringan melalui kabel dan satelit, serta pemblokiran akses ke situs webnya. Al Jazeera mengecam keputusan Israel sebagai tindakan kriminal yang melanggar hak asasi manusia untuk mengakses informasi.

Langkah penutupan biro Al Jazeera ini merupakan dampak dari undang-undang keamanan nasional baru yang disahkan oleh parlemen Israel, memberikan wewenang kepada para menteri untuk melarang siaran saluran asing dan menutup kantor mereka jika dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.